"Ranjang Burung"

Foto : Arsip Pribadi
SAYA sengaja memberi judul di atas dengan dua kata yang dapat menimbulkan konotasi ganda. Jika saya menuliskan kata "ranjang" dan "burung", apa yang langsung tergambarkan di pikiran Anda?

***
Nah, itulah realitas media kita dewasa ini. Banyak media yang bertebaran sekarang ini terutama media sosial, demi mengejar rating pengunjung portalnya, memasang judul berita yang dianggap "wow" atau yang berbau SARA.

Itulah mengapa berita hoaks mudah sekali tersebar di alat komunikasi kita. Sebab kita dihadapkan pada kondisi miskin proses penyaringan berita. Kita dengan mudahnya percaya pada satu berita yang kebenarannya belum diuji.

Kembali pada peristiwa akhir-akhir ini. Berita di jagad maya, sedang heboh-hebohnya memuat konten berbau SARA. Apa sih itu SARA? SARA adalah kependekan dari Suku, Agama, Ras dan Antargolongan. 

Singkatnya, untuk menjauhkan masyarakat pada nilai-nilai Pancasila, kita dibenturkan pada hal-hal berbau SARA itu. Nah!

Dalam kegiatan FLASH BLOGGING yang diadakan oleh Kominfo RI di Grand Clarion, Makassar pada Jumat, (16/6/2017). Saya mengutarakan isi pikiranku kepada para juri dan para pembaca blog saya, bahwa nilai-nilai pancasila yang diambil dari lima asas atau sila merupakan pengejewantahan dari nilai-nilai yang berkembang di masyarakat kita sejak dahulu kala.

Seperti yang diutarakan salah satu pemateri dalam kegiatan ini dari Tim Komunikasi Presiden bernama Pak Handoko, yang penting adalah kerjasama dan gotong royong antara kita harus selalu dipupuk. 

Nah, terakhir saya ingin bilang jangan percaya media (terutama portal media daring) yang dari judul berita atau kontennya menggunakan kata-kata seperti pada judul tulisan ini. Judul yang memiliki rasa penasaran tinggi dan mengandung konotasi ganda. Karena yakinlah, isinya hanya untuk menaikkan rating media tersebut tanpa memberikan banyak informasi positif dan penting kepada Anda.

Kaitan antara media sosial dan nilai pancasila yang bisa kita petik yaitu bagaimana kita bermedia sosial dengan santun, menghargai sesama pengguna media sosial lainnya tanpa memandang suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Sekian!


Muh. Galang Pratama
Makassar, 16 Juni 2017

#temublogger
#pancasila
#kominfo
#flashblogging
#sulawesiselatan

Comments

Popular Posts