MgP MgP Author
Title: "Ranjang Burung"
Author: MgP
Rating 5 of 5 Des:
Foto : Arsip Pribadi SAYA sengaja memberi judul di atas dengan dua kata yang dapat menimbulkan konotasi ganda. Jika saya menuliskan ka...
Foto : Arsip Pribadi
SAYA sengaja memberi judul di atas dengan dua kata yang dapat menimbulkan konotasi ganda. Jika saya menuliskan kata "ranjang" dan "burung", apa yang langsung tergambarkan di pikiran Anda?

***
Nah, itulah realitas media kita dewasa ini. Banyak media yang bertebaran sekarang ini terutama media sosial, demi mengejar rating pengunjung portalnya, memasang judul berita yang dianggap wow atau yang berbau SARA.

Itulah mengapa berita hoaks mudah sekali tersebar di alat komunikasi di samping kita. Sebab, kita diperhadapkan pada kondisi miskin proses penyaringan berita. Kita dengan mudahnya percaya pada satu berita yang kebenarannya belum diuji.

Kembali pada peristiwa akhir-akhir ini. Berita di jagad maya, sedang heboh-hebohnya memuat konten berbau SARA. Apa sih itu SARA? SARA adalah kependekan dari Suku, Agama, Ras dan Antargolongan. 

Singkatnya, untuk menjauhkan masyarakat pada nilai-nilai Pancasila, kita dibenturkan pada hal-hal berbau SARA itu. Nah!

Dalam kegiatan FLASH BLOGGING yang diadakan oleh Kominfo RI di Grand Clarion, Makassar pada Jumat, (16/6) ini saya mengutarakan isi pikiran sedikit namun padat kepada para juri dan para pembaca blog saya, bahwa nilai-nilai pancasila yang diambil dari lima asas atau sila, merupakan pengejewantahan dari nilai-nilai yang berkembang di masyarakat kita sejak dulu.

Seperti yang diutarakan salah satu pemateri dalam kegiatan ini dari Tim Informasi Presiden bernama Pak Handoko, yang penting adalah kerjasama dan gotong royong harus selalu dipupuk. 

Nah, terakhir saya ingin bilang, jangan percaya media yang dari judul berita atau kontennya menggunakan kata-kata seperti pada judul tulisan ini. Karena yakinlah, isinya hanya untuk menaikkan rating media itu saja tanpa memberikan informasi kepada pembaca.

Nilai pancasila, adalah bagaimana kita bermedia sosial dengan santun, menghargai sesama tanpa adanya sekat seperti Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). Sekian.


Muh. Galang Pratama
Makassar, 16 Juni 2017

#temublogger
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

Popular Posts

 
Top