Angan di Alam

desiran air yang menerjunkan hujan
menyentuh kulit yang peka atas rangsangan
kulihat kupukupu saling pegangan
angin dan pepohonan bergelantungan di bawah awan.
*
kuungkap perasaanku pada pelangi yang seketik muncul selepas hujan
bahwa kau terlalu kusayangi untuk kulepaskan begitu saja
kenangan bersamamu, senyuman indahmu dan perhatiamu yang rahasia,
telah lebih dulu menaruh jiwa di hatiku.

lewat puisi. kan kukabarkan perihal satu jawaban yang kaunanti.
kalau saja aku tak bisa berada di dekatmu kali ini,
jadikan aku pendampingmu di pelaminan nanti.

                                                     Parangloe, 17 Januari 2016

Comments

Popular Posts